9 Pertanyaan Dasar Untuk Membuka Usaha Kecil

9 Pertanyaan Dasar Untuk Membuka Usaha Kecil
Sukses Mendirikan UKM

9 Pertanyaan Dasar Usaha Kecil


1. Saya Sebaiknya Berbisnis Bidang Apa?

Bisnis yang paling baik bagi Anda adalah yang paling Anda kuasai dan sukai (can and will). Penguasaan membuat produk Anda berkualitas, dan kesukaan membuat Anda tak mudah patah arang. Bila Anda memiliki beberapa pilihan, ada faktor ketiga yang perlu Anda pertimbangkan: sisi pasar. Paduan antara keahlian plus kesukaan pribadi serta potensi pasar yang menjanjikan adalah adonan terbaik menuai sukses dalam berbisnis.

2. Apa yang Diperlukan untuk Sukses di Bisnis ini?

Tergantung bisnis Anda. Namun demikian, ada lima serangkai kekuatan dasar yang menentukan keberhasilan bisnis Anda. Pertama, adanya produk yang berkualitas dan dibutuhkan pasar. Kedua, sistem pemasaran yang baik. Ketiga, kemampuan produksi. Keempat, sistem manajemen yang baik (utamanya keuangan, distribusi dan SDM). Kelima, rencana bisnis (business plan) yang matang. Matang disini mengikuti hitung-hitungan yang benar dan bersandar pada realita.

3. Apakah Usaha Saya Perlu Berbadan Hukum?

Ketika usaha Anda baru mulai. Anda cenderung tidak terlalu memikirkan status badan usaha. Pengurusan badan hukum membuat modal Anda terpakai; padahal modal itu bisa untuk hal lain yang mungkin lebih penting. Namun, adakalanya badan hukum merupakan salah satu syarat bisnis Anda.

Bila ini terjadi, masukkan pengurusan badan hukum sebagai bagian investasi awal.  Bentuk badan hukum yang sesuai tergantung corak dan tujuan jangka panjang bisnis Anda. Lebih baik Anda diskusikan dengan notaris yang memiliki hubungan terdekat dengan Anda.

4. Berapa Investasi Awal untuk Bisnis ini?

Tergantung corak bisnis yang akan Anda terjuni. Investasi awal termasuk pembelian/penyewaan gedung dan peralatannya serta biaya operasional harian minimal untuk satu tahun pertama. Apa saja item-item yang lebih detail, berkonsultasilah dengan orang yang sudah pengalaman berbisnis dalam bidang tersebut. Mereka tahu apa saja yang penting serta trik-trik melakukan penghematan. Banyak sekali bisnis baru yang mogok lantas mati suri karena kehabisan dana di tengah jalan. Jadi soal investasi awal perlu Anda siapkan dan kelola dengan serius  dan hati-hati sejak dini.

5. Darimana Pembiayaan Bisnis ini Bisa Saya Dapat?

Sumber yang paling memungkinkan pendanaan bisnis Anda ialah dari kocek pribadi. Namun demikian, adakalanya orang sudah yakin terhadap suatu bisnis namun memang kesulitan dalam pembiayaan sendiri. Sejalan dengan prinsip "keyakinan menentukan kesediaan investasi", maka kemudian dikenal persyaratan-persyaratan investor.

Persyaratan yang paling umum dalam konteks ini ialah rencana usaha (business plan). Bila Anda bermaksud memohon bantuan dana dari orang atau lembaga lain, buatlah hitung-hitungan business plan secara tertulis dan ajukan permohonan Anda.

6. Dimana Mencari Pertolongan untuk Konsultasi Bisnis Bilamana Saya Perlu?

Ada banyak sekali sumber  untuk konsultasi usaha bisnis Anda. Saya mengkategorikannya menjadi lima sumber. Pertama, sumber perorangan, yaitu orang yang di dekat Anda yang menguasai bisnis tersebut. Kedua, lembaga dirian pemerintah, bank pemberi kredit juga menyediakannya. Ketiga, konsultan atau lembaga non pemerintah (NGO alias LSM). Keempat, media masa yang mengulas banyak kiat berhasil dalam usaha. Kelima, ikut pelatihan lantas konsultasi dengan instrukturnya. Prinsipnya, mendapatkan pertolongan konsultasi bisnis Anda mudah sekali bila Anda mencarinya.

7. Bagaimana Saya Menentukan Harga?

Harga produk atau jasa Anda mesti mampu membiayai seluruh investasi peralatan produksi, biaya bahan, biaya dan tenaga kerja Anda. Dari harga dasar ini Anda bisa meningkatkan sejumlah persentase tertentu (sesuai hitungan Anda), margin keuntungan yang Anda inginkan. Keuntungan adalah hak vital, tanpa keuntungan Anda tidak akan dapat melakukan investasi untuk pertumbuhan (growth), tetapi karena penetapan harga merupakan bagian strategi bersaing di pasar, maka lakukan market research. Untuk penetapan harga yang lebih cermat berkonsultasilah dengan ahlinya.

8. Bagaimana Cara Mendapatkan Pelanggan atau Pembeli?

Pemasaran adalah lokomotif usaha Anda.

Tanpa pemasaran, usaha Anda akan mengikuti nasib "Titanic". Pendekatan pemasaran sederhana untuk usaha kecil barangkali bisa menggunakan pendekatan 4P yang telah Anda kenal: PRODUCT, PRICE, PROMOTION, PLACE.

Produk apa yang Anda jual dan apa kekuatannya? Berapa harga yang Anda tetapkan? Bagaimana dibandingkan pesaing? Bagaimana kemampuan konsumen untuk membelinya? Bagaimana Anda mempromosikan produk Anda? Dan dimana tempat Anda menyediakan produk atau jasa Anda? Mudahkah terjangkau konsumen? Paduan 4P yang baik meningkatkan peluang usaha Anda untuk sukses.

9. Bagaimana Saya Tahu Bahwa Saya Sudah Siap Untuk Berbisnis?

Anda sudah punya rencana bisnis (business plan) yang matang. Anda kenal betul potensi dan siapa saja calon pelanggan Anda. Anda punya biaya usaha minimal untuk setahun, Anda punya tempat untuk berusaha, Anda sudah punya produk atau jasanya, Anda siap memasarkannya, Anda siap produksinya, Anda punya orang ( diri sendiri atau karyawan) yang andal menjalankan usaha Anda.

Menyiapkan yang perfect (sempurna) dalam berusaha itu baik, tetapi jangan menjadi perfeksonis. Kalau tidak, kapan Anda memulainya?

Kembangkan diri Anda. Bila teknik pemasaran diri Anda berhasil, Anda akan berpenghasilan dan bisa anda kembangkan dan majukan.

 


Oleh : Darmin Ahmad Pella - Psikolog, Konsultan AIDA-Employment Services, Praktisi SDM/Manajemen Karir 

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2019 Fintekmedia - All Rights Reserved.