Inilah Alasan OVO 'Bakar Duit', Yaitu Bersaing Dengan GoPay

Inilah Alasan OVO 'Bakar Duit', Yaitu Bersaing Dengan GoPay

Berbicara soal persaingan dengan GoPay dan strategi perang diskon dan cashback, manajemen OVO menyatakan bahwa strategi cashback dan diskon merupakan bagian dari edukasi masyarakat.

Direktur OVO, Johnny Widodo, mengatakan saat ini tidak sedang bersaing dengan GoPay dan apa yang diterapkan lebih ke cara OVO mengedukasi masyarakat agar semakin beralih ke cashless atau tanpa uang tunai.

"Jadi sebenarnya di Indonesia sendiri sebetulnya perputaran uang sekitar Rp 5.700 triliun di 2018, setahu saya. 10% cashless dan majority masih didominasi [kartu] debit dan [kartu] kredit. Jadi digital payment sendiri hanya 1%," jelas Johnny dalam acara Profit CNBC Indonesia TV yang dipandu Aline Wiratmaja, Rabu (30/1/2019).

Johnny menambahkan, pekerjaan rumah terbesar adalah bagaimana mengedukasi 90% masyarakat yang belum terapkan cashless dan perusahaan sistem pembayaran mencoba mengedukasi langsung menggunakan sistem digital bukan gunakan kartu kredit atau kartu debit lagi.

Untuk membiasakan masyarakat menggunakan non tunai, perusahaan membangun pengalaman menggunakan layanannya. Namun masyarakat tersebut butuh alasan untuk menggunakan dan memilih layanan tersebut.

"Makanya mungkin tadi bahasanya ada perang diskon, cashback, payday, etc. Saya melihat itu untuk membangun suatu awalan kepada customer kita untuk reason to used. Jadi orang kalau sekarang langsung disuruh pakai 'Eh, nih Saya kasih kamu handphone. Tolong download taruh uang Rp 500.000 - Rp 1 juta', siapa yang mau begitu? Enggak ada yang mau lah," jelas Johnny.

"Jadi harus ada reason to used. Nah begitu dia sudah coba 'oh ternyata bisa begini ya ternyata bisa begitu ya'. Jadi itu part of the education. Jadi, kenalan dulu, coba, ternyata banyak used cases-nya. Akhirnya dia bisa mengubah behavior."

Sumber: CNBC

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2019 Fintektok - All Rights Reserved.