KPPU Mulai Mengincar Perusahaan Fintek Tentang Kartel Penetapan Suku Bunga

KPPU Mulai Mengincar Perusahaan Fintek Tentang Kartel Penetapan Suku Bunga

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memperhatikan beberapa pelaku usaha fintek peer to peer (P2P) lending tentang dugaan kartel dalam penetapan suku bunga pinjaman.

KPPU menduga adanya kartel dalam fintek P2P lending yang tergabung dalam asosiasi fintech karena menetapkan besaran suku bunga secara bersama-sama. 

"Ada perilaku dari beberapa fintek P2P yang diduga melanggar, salah satunya soal penetapan suku bunga," kata Anggota Komisioner KPPU Guntur Saragih di Tamani Cafe, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Kemudian, Direktur Ekonomi KPPU Zulfirmansyah mengatakan, walaupun fintek berada di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun penetapan suku bunga dilakukan oleh pelaku usaha fintek yang tergabung dalam asosiasi (self regulated) atau belum ada regulasi dari OJK.

"Kita duga ada kartel, karena (penetapan suku bunga) tidak diatur di BI atau OJK, yang atur itu asosiasi. Asosiasi itu isinya pelaku. Kan seharusnya yang mengatur itu regulator, BI atau OJK," terang pria yang akrab disapa Firman tersebut.

Lalu, Guntur menuturkan, setiap industri digital ekonomi (termasuk fintek P2P Lending) harus melakukan kegiatan bisnis yang efisien, yang salah satunya memudahkan masyarakat dari segi biaya. 

"Setiap industri digital ekonomi seyogyanya kita berharap akan kegiatan bisnis yang efisien. Kalau bunganya lebih tinggi dibanding konvensional, itu kan patut dipertanyakan," papar Guntur. 

Guntur membeberkan, kasus ini masih dalam tahap penelitian oeh KPPU. Untuk menindaklanjuti kasus ini, KPPU telah mengundang beberapa pihak berwenang soal fintek, termasuk Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Self regulated kan tidak untuk penetapan harga. Tidak ada (regulasi) dari OJK untuk mengatur penetapan harga. Maka dari itu ini masuk dalam penelitian kami, pelanggarannya soal penetapan harga (bunga) secara bersama-sama sehingga diduga kartel," tandasnya.

Sumber: Detik

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2019 Fintekmedia - All Rights Reserved.