Membuat Laporan Keuangan UKM yang Sederhana via Excel

Membuat Laporan Keuangan UKM yang Sederhana via Excel

Membuat Laporan keuangan bagi UKM merupakan salah satu yang paling susah bagi para pelaku UKM. Dikatakan susah karena pelaku UKM biasanya kurang memperhatikan catatan untuk keuangan atas masuk dan keluarnya transaksi ini. Dan biasanya mereka sudah mengambil keputusan dari uang sisa yang ada dari transaksi per bulannya. Mengambil kesimpulan awal bahwa sisa uang yang ada merupakan keuntungan atau laba. Bila tidak ada sisa uang diakhir bulannya, dianggap nihil atau merugi. Pandangan seperti ini yang sering dijumpai di lapangan. Dan ini dasar bagi harusnya pelaku UKM harus membuat Laporan Laba (Rugi) sederhana.

Jadi dapat disimpulkan bahwa pelaku UKM dalam hal ini haruslah paling awalnya mencatat semua pengeluaran dan pemasukan hingga dapat terlihat kesimpulan nilai akhir nya surplus atau defisit. Kalau sudah dicatat dan melakukan pencatatan walaupun sederhana, ini sudah dianggap bagus dan menunjukkan pelaku UKM ini sudah berniat untuk melakukan pencatatan atas transaksinya.

Nah disini kita membahas perlunya pencatatan sederhana namun terstruktur dan dapat ditelusuri. Model pencatatannya melalui Excel yang biasa dilakukan oleh pelaku usaha lainnya. Dalam hal ini pencatatan harus bisa dibedakan penggolongan biayanya, sehingga dapat di rekap per golongan biayanya, sampai menjadi hasil akhir berupa Laporan Laba (Rugi) Usaha UKM.

 

Langkah-langkah dalam pembuatan Laporan Keuangan sederhana UKM adalah sebagai berikut :

  1. Pencatatan via Excel sederhana

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pencatatan atas transaksi. Pencatatan ini melalui excel dengan mencatat semua pengeluaran dan pemasukan yang dicatat dengan cukup terinci dengan gambaran sebagai berikut, yang terdiri dari tanggal, keterangan dan jumlah.

Pencatatan UKM Indah Warna

Masa September 2019

 

Tanggal

Keterangan

Jumlah

01/09/2019

Beli makanan

             15.000

02/09/2019

Parkir di Alfamart

               2.000

06/09/2019

Transport ke gedung BRI Kuningan

          100.000

06/09/2019

Bayar listrik bulan Agustus 2019

          210.000

08/09/2019

Bayar Air bulan Agustus 2019

          125.000

11/09/2019

Bayar Telpon bulan Agustus 2019

          180.000

12/09/2019

Bayar keamanan bulan Agustus 2019

          300.000

16/09/2019

Transport ke Jl. Sudirman

             50.000

19/09/2019

Beli minuman teh botol 3 buah

             15.000

21/09/2019

Biaya Cetak Brosur  di Toko Subur

             22.000

18/09/2019

Penjualan 15 buah HP

    33.000.000

18/09/2019

HPP 15 buah HP

    28.500.000

30/09/2019

Kirim HP ke pelanggan

             44.000

30/09/2019

Gaji Karyawan 1 orang

       2.000.000

 

 

  1. Penggolongan Penjualan, HPP dan Biaya-Biaya

Setelah dilakukan pencatatan sederhana, maka setelah itu dilakukan Penggolongan. Penggolongan ini dilakukan agar bisa memasukkan penjualan dan juga biaya-biaya ke golongan yang sesuai hingga dapat dibentuk laporan Laba (Rugi) UKM yang sederhana ini.

Dengan bisa nya menggolongkan transaksi ini, maka akan terbentuk laporan Laba (Rugi) sederhana yang dibutuhkan dalam menilai kinerja usaha UKM ini.

Penggolongan biaya dan juga aktivitas penjualan UKM ini akan terlihat sebagai berikut.

Pencatatan UKM Indah Warna

Masa September 2019

   

Tanggal

Keterangan

Jumlah

Penggolongan

01/09/2019

Beli makanan

             15.000

Makan Minum

02/09/2019

Parkir di Alfamart

               2.000

Parkir

06/09/2019

Transport ke gedung BRI Kuningan

          100.000

Transportasi

06/09/2019

Bayar listrik bulan Agustus 2019

          210.000

Listrik, Telpon, Air

08/09/2019

Bayar Air bulan Agustus 2019

          125.000

Listrik, Telpon, Air

11/09/2019

Bayar Telpon bulan Agustus 2019

          180.000

Listrik, Telpon, Air

12/09/2019

Bayar keamanan bulan Agustus 2019

          300.000

Kebersihan & Keamanan

16/09/2019

Transport ke Jl. Sudirman

             50.000

Transportasi

19/09/2019

Beli minuman teh botol 3 buah

             15.000

Makan Minum

21/09/2019

Biaya Cetak Brosur  di Toko Subur

             22.000

Cetak

18/09/2019

Penjualan 15 buah HP

    33.000.000

Penjualan

18/09/2019

HPP 15 buah HP

    28.500.000

HPP

30/09/2019

Kirim HP ke pelanggan

             44.000

Pengiriman

30/09/2019

Gaji Karyawan 1 orang

       2.000.000

Gaji Karyawan

 

 

  1. Pembuatan Laporan Laba (Rugi) atas seluruh transaksi di masa September

Setelah dilakukan penggolongan, maka akan terbentuk susunan laporan atas penjualan, HPP dan biaya-biaya dan terbentuk suatu bentuk laporan Laba (Rugi) UKM. Laporan Laba (Rugi) yang terbentuk ini menunjukkan kinerja UKM tersebut. Dengan mampu membuat laporan ini, maka UKM Indah Warna dapat menilai kinerja usaha nya. Dan UKM ini dapat memproyeksikan atau membuat target di masa depan, berapa jumlah penjualan yang akan dilakukan dan berapa jumlah efisiensi yang dapat dilakukan atas biaya-biaya yang terjadi.

Terlampir bentuk Laporan Laba (Rugi) yang terbentuk untuk UKM Indah Warna.

 

Pencatatan UKM Indah Warna

Periode 1-30 September 2019

     

1

Penjualan

              33.000.000

2

HPP

              28.500.000

 

Laba Kotor

                4.500.000

     
 

Biaya Operasional

 

1

Biaya Gaji

                2.000.000

2

Biaya Makan Minum

                      30.000

3

Biaya Transport

                    150.000

4

Biaya Listrik, Telpon, Air

                    515.000

5

Biaya Cetak

                      22.000

6

Biaya Pengiriman

                      44.000

7

Biaya Kebersihan dan Keamanan

                    300.000

8

Biaya Parkir

                         2.000

 

Total Biaya

                3.063.000

     
 

Laba Bersih

                1.437.000

 

Hasil akhir berupa Laporan Laba (Rugi) UKM ini merupakan awal dari pembentukan dan pembuatan Laporan keuangan dan penilaian usaha UKM. Laporan keuangan ini dapat menjadi dasar kinerja UKM dalam meningkatkan kinerja usahanya di masa yang akan datang.

Langkah berikutnya, UKM harus mampu membuat analisa dan evaluasi kinerja usahanya dari bulan ke bulan. Dengan demikian, target usaha UKM dapat lebih dimaksimalkan dan dioptimalkan dengan bercermin dari laporan keuangan Laba (Rugi) yang dibuat ini.

Kesimpulan akhir, sebaiknya UKM membuat pencatatan sebagai awal dari pembentukan Laporan keuangan seperti Laba (Rugi) sederhana ini.

Dan berikutnya pelaku UKM sebaiknya mampu membuat Laporan Laba (Rugi) yang sesuai dengan pencatatan laporan keuangan pada umum nya dan didukung dengan pembuatan Neraca serta Arus Kas UKM ini.

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2019 Fintekmedia - All Rights Reserved.