Panduan Berinvestasi Di Emas Digital Bitcoin, Supaya Senantiasa Cuan!

Panduan Berinvestasi Di Emas Digital Bitcoin, Supaya Senantiasa Cuan!

Bitcoin diketahui bagaikan instrumen investasi dengan resiko besar sebab naik turun harga yang besar. Belum lagi tidak jelas sentimen penggeraknya. Kemudian apakah ada panduan buat investasi senantiasa cuan di Bitcoin?

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan sentimen penggerak Bitcoin adalah halving day pada 12 Mei 2020. Ini momen ketika imbalan blok berkurang separuh dari 12,5 BTC per blok menjadi 6,25 BTC per blok. Momen ini hanya terjadi dalam 4 tahun sekali.

"Berkurangnya peredaran bitcoin di tingkat pencetakaan bitcoin tentu membuat supply nya berkurang per harinya dibandingkan sebelum terjadi halving. Di sisi lain, permintaan atau demand terus meningkat. Inilah mengapa harga Bitcoin meningkat setelah halving day," ujar Oscar Darmawan kepada CNBC Indonesia, Senin (18/5/2020).

Oscar menambahkan para pemain instrumen Bitcoin juga harus paham bahwa yang paling mempengaruhi harga Bitcoin pada dasarnya adalah supply dan demand Bitcoin. Selain dari itu faktor fundamental cukup berpengaruh. Faktor-faktor fundamental bisa mempengaruhi demand dari kebutuhan Bitcoin. Sebenarnya sangat mirip dengan proses pembentukan harga pada emas karena sama-sama safe haven aset.

�"Perlu dipelajari secara fundamental bahwa ada beberapa momen yang mempengaruhi permintaan. Misalnya, wabah COVID-19. Di sini ada sentimen di mana orang-orang mengalihkan investasinya komoditas safe havent aset seperti ke Bitcoin maupun Emas. Karena produk investasi lain mengalami penurunan. Produk investasi lain mengalami penurunan karena sangat bergantung dengan ketidakpastian kebijakan fiskal ekonomi negaranya," jelas Oscar Darmawan.

Oscar Darmawan mengungkapkan kripto seperti Bitcoin ini harganya naik turun jadi ada kesempatan untuk cuan selalu ada di sepanjang hari dan sepanjang tahun karena jenis kripto juga banyak. Kenaikan harga bitcoin sendiri dari sejarah selalu terjadi secara bertahap. Ada saat-saat harga murah maupun harga mahal.

"Kalau melihat dari harga tertinggi bitcoin sebelumnya yang sampai hampir 300 juta dirasa harga sekarang cenderung murah karena itu berarti berpotensi harga Bitcoin bisa berpotensi kembali ke harga tertingginya kembali," terangnya.

Sumber: CNBC

 

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2020 Fintekmedia - All Rights Reserved.