Penerapan QRIS, GoPay & OVO Cs Apakah Akan Menggantikan Uang Tunai?

Penerapan QRIS, GoPay & OVO Cs Apakah Akan Menggantikan Uang Tunai?

Bank Indonesia optimistis, penggunaan QRIS di setiap transaksi dapat mencapai 15 juta pedagang. Lalu apakah BI akan menghentikan peredaran uang kartal (kertas dan logam)?

Direktur Eksekutif Departemen Penyelenggara Sistem Pembayaran (DPSP) Pungky Wibowo mengatakan, keberadaan uang logam dan kertas akan tetap ada di transaksi Indonesia, meskipun kemungkinannya pertumbuhan uang beredar akan turun.

"Uang logam maupun kertas tetap harus ada. Tetap harus bertumbuh dia," jelas Pungky saat melakukan Media Briefing di Makassar, Sabtu (11/1/2020).

Pasalnya, kata Pungky penggunaan transaksi non tunai saat ini tidak bisa menyasar kepada seluruh lapisan masyarakat, mengingat letak geografis Indonesia, yang masih sulit mendatangkan infrastrukturnya.

Sehingga, keberadaan uang logam dan kertas tetap dibutuhkan, meskipun peredarannya akan mengalami penurunan.

"Tidak semua orang mempunyai mobil phone [HP]. Jadi, uang itu tetap ada dan bertumbuh, tapi tumbuhnya pelan banget," jelas dia.

Seperti diketahui, sebagai respon atas dinamika dalam era digitalisasi, pada tanggal 17 Agustus 2019 bertepatan dengan hari Kemerdekaan, Bank Indonesia meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesia Standard (QRIS).

Sederhanannya QRIS ini merupakan penyeragaman QR code yang akan dipindai (scan) perangkat elektronik untuk alat pembayaran seperti GoPay, OVO dan DANA.

Sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2019, sampai saat ini sudah ada 1,7 juta pedagang yang melayani penjualannya melelalui sistem QRIS. Oleh karena itu, Bank Indonesia optimistis penggunaan QRIS ini bisa diterapkan kepada 15 juuta pedagang di tahun 2020.

Sumber: CNBC

 

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2020 Fintekmedia - All Rights Reserved.