Pengertian KAS: Karakteristik, dan Jenis-Jenis Kas Dalam Akuntansi

Pengertian KAS: Karakteristik, dan Jenis-Jenis Kas Dalam Akuntansi

Suatu usaha dimanapun itu berada pasti memiliki apa yang dinamakan kas atau uang kas. Dalam hal ini dalam usaha operasional mereka,  mereka pasti membutuhkan uang kas. Dan fungsi uang kas ini sangat berperan dalam usaha bisnis mereka, baik dalam peningkatan penjualan, membeli asset ataupun sebagai dana stand by untuk keperluan mendadak. Namun masih banyak yang belum mengetahui karakteristik kas atau uang kas ini dalam bisnis atau usaha mereka.

 

1. Apa itu Kas

Apa yang dimaksud dengan kas (cash)? Dalam akuntansi, pengertian kas adalah harta kekayaan perusahaan yang sifatnya sangat likuid dan berjangka pendek yang dapat dipergunakan dengan bebas untuk kegiatan operasional perusahaan.

Pendapat lain mengatakan definisi kas adalah aktiva perusahaan yang berbentuk uang tunai (uang kertas, uang logam, wesel, cek, dan lainnya) yang dipegang oleh perusahaan tersebut ataupun disimpan di Bank dan dapat digunakan untuk kegiatan umum perusahaan.

Di dalam dunia bisnis, besarnya kas suatu organisasi menjadi salah satu indikator kinerja organisasi tersebut. Dengan kata lain, semakin besar nilai kas suatu perusahaan, maka kinerja perusahaan tersebut dianggap semakin baik.

 

2. Karakteristik Kas

Di dalam akuntansi, kas merupakan aktiva lancar yang sifatnya paling likuid karena sering mengalami mutasi. Kas memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan aset lain di perusahaan.

Adapun beberapa karakteristik kas adalah sebagai berikut:

  • Kas merupakan aset perusahaan yang paling likuid.
  • Kas dapat digunakan sebagai standar pertukaran yang paling umum.
  • Kas dapat digunakan sebagagi basis perhitungan dan pengukuran.

 

3. Jenis-Jenis Kas

Jenis-Jenis Kas

Kas di dalam perusahaan dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan peruntukannya. Adapun beberapa jenis kas di dalam perusahaan adalah sebagai berikut:

a. Petty Cash (Kas Kecil)

Petty cash adalah kas dalam bentuk uang tunai yang disiapkan oleh perusahaan untuk membayar berbagai pengeluaran yang nilainya relatif kecil dan tidak ekonomis bila membayarnya dengan cek.

b. Kas di Bank

Kas di Bank adalah uang yang disimpan oleh perusahaan di rekening Bank tertentu yang jumlahnya relatif besar dan membutuhkan keamanan yang lebih baik. Dalam hal ini, kas di Bank selalu berhubungan dengan rekening koran perusahaan di Bank tersebut.

c. Pelaporan Kas

Pelaporan kas dapat dilakukan secara langsung. Namun, pada pelaksanaanya dapat terjadi beberapa masalah, diantaranya:

  • Cash Equivalents, disebut juga dengan setara kas, yaitu kelompok aset perusahaan yang jangka waktunya kurang dari tiga bulan.
  • Restricted Cash, kas yang dipisahkan khusus untuk membayar kewajiban di masa mendatang yang nilainya cukup besar.
  • Bank Overdrafts, rekening negatif yang terjadi karena nasabah menulis cek yang melebihi jumlah dana yang ada di rekeningnya dan dianggap sebagai utang sehingga dapat dilaporkan sebagai suatu ekspansi kredit.

Itulah penjelasan ringkas mengenai pengertian kas, karakteristiknya, dan beberapa jenis kas di dalam akuntansi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2019 Fintekmedia - All Rights Reserved.