Penjualan Vs Pencatatan UKM

Penjualan Vs Pencatatan UKM

UKM atau yang lebih kita kenal sebagai Usaha Kecil dan Menengah yaitu pelaku usaha yang melakukan usaha pokok yang bertujuan menghasilkan pendapatan dari penjualan yang mereka lakukan. Penjualan ini merupakan hal utama dalam menggerakkan ekonomi UKM dalam menghasilkan rupiah. Satu-satunya usaha awal yang dilakukan UKM ini adalah menjual, menjual dan menjual lagi. Dalam hal ini mereka mencari barang dari penjual termurah (supplier atau distributor) dan menjual dengan margin keuntungan tertentu. Dan bila itu berbentuk jasa, maka mereka melakukan usaha jasa dari mulut ke mulut dalam menjual jasa mereka.

Nah, singkatnya, seorang pelaku UKM atau para pelaku UKM selalu melakukan apapun dalam menjual usaha mereka. Dalam keseharian mereka berusaha ini, umumnya mereka kurang memperhatikan masalah pencatatan. Walaupun kita ketahui bahwa menjual adalah hal utama, namun mencatat atau melakukan pencatatan hingga membuat laporan sederhana juga memerlukan perhatian khusus.

Para pelaku UKM bila ditanya masalah pencatatan, mereka umumnya tidak melakukan pencatatan khusus hari per hari atas apa yang mereka jual. Catatan atas biaya yang keluar hari per hari tidak dicatat dengan rapih. Kadang hanya mengandalkan ingatan atas pendapatan atau biaya-biaya yang terjadi. Jadi catatan khusus di buku khusus ataupun mengetik dan menyimpan di komputer umumnya tidak dilakukan.

Jadi, untuk menjembatani hal ini, maka pelaku UKM hendaknya mencatat pengeluaran dan pemasukan apa yang terjadi per harinya selain aktivitas utama atas menjual barang mereka.

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pelaku UKM dalam mencatat aktivitas ini berupa :

  1. Buatlah buku catatan khusus untuk Penjualan / Pendapatan

Buku catatan khusus ini diperlukan untuk mengetahui berapa penjualan atau pendapatan (bisasanya tunai / cash) atas aktivitas penjualan ini. Buku catatan ini sangat dibutuhkan untuk membentuk laporan bulanan berapa transaksi yang terjadi dalam bulan bersangkutan yang berhubungan dengan PENDAPATAN / INCOME usaha UKM ini.

  1. Buatlah buku catatan khusus untuk Pengeluaran / Biaya

Buku catatan khusus ini diperlukan untuk mengetahui berapa pengeluaran atau biaya (bisasanya tunai / cash) atas aktivitas pengeluaran ini. Buku catatan ini sangat dibutuhkan untuk membentuk laporan bulanan berapa transaksi yang terjadi dalam bulan bersangkutan yang berhubungan dengan PENGELUARAN / BIAYA usaha UKM ini.

  1. Buatlah buku catatan khusus untuk Persediaan / stock yang terpakai / terjual

Buku catatan khusus ini diperlukan untuk mengetahui berapa persediaan atau stock barang dagang yang terpakai / terjual atas aktivitas transaksi yang terjadi. Buku catatan ini sangat dibutuhkan untuk membentuk laporan bulanan berapa persediaan yang masih ada di akhir bulan bagi usaha UKM ini.

  1. Buatlah buku catatan khusus untuk Pendapatan / Biaya Lain-lain di luar usaha

Buku catatan khusus ini diperlukan untuk mengetahui berapa transaksi dagang yang terjadi diluar transaksi utama diluar menjual, membeli dan transaksi biaya yang terjadi. Buku catatan ini sangat dibutuhkan untuk membentuk laporan bulanan di akhir bulan berupa berapa pendapatan / biaya diluar usaha utama pelaku usaha UKM ini.

Pendapatan lain-lain berupa pendapatan diluar transaksi penjualan utama. Dan Biaya lain-lain berupa biaya-biaya diluar usaha utama, ini bisa berupa biaya transfer, biaya administrasi bank, dan lainnya. Bila pendapatan lain-lain lebih besar dari biaya lain-lain, maka di buku catatan khusus ini akan menghasilkan pendapatan lain-lain yang positif atau surplus.

  1. Menghitung berapa laba (rugi) atas transaksi per bulan dari seluruh transaksi yang ada dalam satu periode atau dalam satu bulan bersangkutan. Merekap dan menghitung ini dengan menghitung seluruh pendapatan (1) dikurangi dengan seluruh pengeluaran (2) ditambah dengan point (4) diatas.

 

Dengan tetap konsisten menjalankan aktivitas pencatatan ini, maka Anda dipastikan dapat membuat laporan berupa laporan laba (rugi) sederhana setiap periode nya.

Demikian pemahaman penjualan Vs pencatatan yang sederhana, semoga Anda sebagai pelaku UKM dapat melaksanakan dengan baik, sehingga terbentuk sebuah laporan hasil aktivitas penjualan Anda dalam satu periodenya. Dalam hal ini satu periode adalah satu bulan kalender, misal bulan Januari berarti aktivitas tanggal 1 Januari hingga 31 Januari.

Selamat mencoba…

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2019 Fintekmedia - All Rights Reserved.