Perlu Waktu Untuk Menerapkan QRIS Disemua Merchant Bagi LinkAja

Perlu Waktu Untuk Menerapkan QRIS Disemua Merchant Bagi LinkAja

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) bagaikan pemegang izin duit elektronik LinkAja sudah mempraktikkan Quick Response Indonesia Standart (QRIS) tetapi belum disemua merchant.

Putri Dianita Ruswaldi, Head of Corporate Communication LinkAja mengakui penerapan QRIS tersebut masih belum semua merchant.

“Tetapi kami sedang mempercepat untuk semua merchant LinkAJa agar bisa menggunakann QRIS. Sebagai informasi ada dua tipe QR code, statis dan dinamis, yang statis mostly sudah kami kaver dengan QRIS,” ujar Putri kepada Kontan.co.id, Jumat (12/1).

Ia menyatakan kendala untuk penerapan QRIS adalah saat penggantian ke QRIS lantaran banyaknya jumlah merchant yang dimiliki oleh LinkAja. Platform uang elektronik milik bank BUMN ini telah menggandeng lebih dari 250.000 merchant.

“Sebagian QR Code yang dinamis yang menggunakan EDC sudah comply dengan guidance yang disepakati oleh working group Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) di Bank Indonesia. Sebagian lagi on progress,” tutur Putri.

Hingga akhir tahun lalu, LinkAja mencatat terdapat lebih dari 40 juta pengguna terdaftar. Adapun jumlah transaksi tumbuh sebanyak lima kali lipat sejak beroperasi pada bulan Februari 2019.

Sebanyak 82% pengguna LinkAja pun tersebar di luar Jakarta, dengan 52% pengguna berada di luar pulau Jawa seperti kota-kota di Sumatra bagian utara, Sumatra bagian tengah, dan Sulawesi.

Hingga saat ini, LinkAja memiliki akses cash in kepada masyarakat di lebih dari 700,000 titik pada akhir 2019. Baik berupa bank channel, modern retail, hingga layanan keuangan digital.

Sumber: Kontan

 

Subscribe Newsletter

Dapatkan info terbaru mengenai Finansial Teknologi. Kami tidak melakukan spam dan email anda tidak akan diberikan kepada pihak ketiga.

Copyright © 2020 Fintekmedia - All Rights Reserved.