Siap-siap, tarif Ojol akan naik pada 10 September, ini detailnya

Kementerian Perhubungan telah mengumumkan tarif baru untuk ojol (ojek online), yang diharapkan akan diperkenalkan pada 10 September 2022.

Siap-siap, tarif Ojol akan naik pada 10 September, ini detailnya

Aturan tarif baru diumumkan hari ini, kemudian ada penyesuaian dari pihak aplikator selama tiga hari.
Baca juga

Siap-siap,-tarif-Ojol-akan-naik-pada-10-September,-ini-detailnya

Top 5 Play MPL Season 10 Week 4: Kabuki dan Sutsujin menjadi sorotan
Bjorka Hacker Dapat Dukungan, Netizen: Serang Terus Karena Kominfo Masih Lucu
Kritikan DPR terhadap Menteri Komunikasi dan Informatika terkait kasus peretasan itu menghebohkan

Menurut Suara.com, pengaturan kenaikan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KP 664 Tahun 2022 tentang Pedoman Penghitungan Biaya Pelayanan Penggunaan Sepeda Motor Untuk Kepentingan Komunitas per aplikasi.

“Mulai sekarang sudah terbit, 7 September 2022. Jadi tanggal 7 September ditambah tiga hari menjadi 10 September pukul 00.00. Tarif baru akan berlaku,” kata Hendro Sugiatno, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. , kata Rabu (7/9/2022).

Ia memastikan kenaikan tarif ini hanya khusus untuk ojek online, tidak termasuk ojek online.

Menurutnya, penetapan tarif taksi online diatur oleh pemerintah daerah melalui biro transportasi masing-masing.
Ilustrasi ojek online.

“Ada aturan tersendiri untuk angkutan sewa khusus, dan kewenangannya ada di daerah. Kami tidak mengatur angkutan sewa khusus kecuali Jabodetabek di BPTJ. Untuk daerah ada di daerah-daerah,” katanya.
Didukung oleh GliaStudio

Kenaikan tarif ojol dibagi menjadi tiga zona. Zona I yang meliputi wilayah Jawa, Sumatera dan Bali mengalami kenaikan tarif yang lebih rendah dari Rp1.850/km menjadi Rp2.000 km. Sementara itu, batas tari telah ditingkatkan dari Rp. 2.300/km menjadi Rp. 2.500/km.

Untuk Zona 2 yang mencakup wilayah Jabodetabek tarif batas bawah Rp 2.250/km

naik menjadi Rp 2.550/km. Untuk batas atas Rp 2.650/km dinaikkan menjadi Rp 2.800/km.

Pada Zona 3 yang meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua, tarif batas bawah naik dari Rp. 2.100/km menjadi Rp. 2.300/km, meningkat 9,5 persen. Sementara itu, batas atas dinaikkan dari Rp. 2.600/km menjadi Rp. 2.750/km, meningkat 5,7 persen.

Baca Juga :

https://pdamlebak.co.id